Magetan, Selasa (14/7/2026) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kabupaten Magetan. Kegiatan edukasi kebencanaan ini dilaksanakan secara serentak di SDN Bangsri 2, SMPN 3 Plaosan, SMPN 2 Ngariboyo, SMPN 1 Kartoharjo, SMKN Kartoharjo, dan SMKN 2 Magetan, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 siswa.

Melalui kegiatan ini, BPBD Magetan memberikan pembekalan mengenai Siaga Bencana, Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah, serta pengenalan langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi maupun kebakaran. Selain itu, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai evakuasi ular berbisa, sehingga mereka memahami tindakan yang tepat apabila menjumpai satwa liar yang berpotensi membahayakan di lingkungan sekitar.
Tidak hanya penyampaian materi di dalam kelas, BPBD Magetan juga mengajak seluruh peserta mengikuti simulasi gempa bumi dan kebakaran secara langsung. Dalam simulasi tersebut, siswa dilatih untuk mengenali tanda bahaya, melakukan perlindungan diri dengan benar, mengikuti jalur evakuasi, serta berkumpul di titik aman sesuai prosedur yang telah ditentukan.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Melalui praktik simulasi, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi situasi darurat. Pembelajaran berbasis praktik ini menjadi salah satu upaya untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak dini sehingga setiap warga sekolah mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik ketika terjadi bencana.
BPBD Kabupaten Magetan terus berkomitmen meningkatkan budaya kesiapsiagaan bencana melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Dengan terbentuknya generasi yang tangguh dan siap menghadapi risiko bencana, diharapkan tercipta sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mampu meminimalkan dampak bencana apabila sewaktu-waktu terjadi.




