Dedikasi dan optimalisasi pelayanan publik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan kembali mendapatkan pengakuan. BPBD Kabupaten Magetan resmi diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan bergengsi untuk kategori Top Public Service dalam ajang penganugerahan Jawa Pos Radar Madiun Awards 2026. Malam puncak penganugerahan yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya ini dilangsungkan di Hotel Aston Madiun, pada Selasa (29/9).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Drs. Welly Kristanto, M.Si dan diterima oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, S.STP., M.H. Bagi BPBD Kabupaten Magetan, penghargaan tersebut bukanlah sebuah pencapaian akhir, melainkan amanah dan tanggung jawab baru. Eka Radityo menegaskan bahwa apresiasi ini akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BPBD Kabupaten Magetan untuk terus meningkatkan kinerja, kewaspadaan, serta kualitas mitigasi dan penanganan bencana bagi masyarakat.
Sebagai informasi, ajang Radar Madiun Awards 2026 memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh, lembaga, serta pemangku kepentingan yang terbagi dalam 14 kategori. Penghargaan ini secara khusus ditujukan bagi para penggerak kemajuan di wilayah aglomerasi “Pawitandirogo”, yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo.
Direktur Jawa Pos Radar Madiun, Ockta Prana Lagawira, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran institusi media massa kini tidak sebatas menjalankan fungsi kontrol sosial atau pencatat sejarah. Ia menekankan pentingnya apresiasi atas kontribusi positif dari berbagai pihak guna memupuk optimisme publik.
“Apabila kritik yang membangun adalah sebuah keniscayaan, maka memberikan apresiasi kepada tokoh dan institusi yang berkontribusi terhadap kemajuan daerah merupakan bagian dari tanggung jawab moral. Kami berharap ajang ini dapat memotivasi peningkatan tata kelola di berbagai instansi,” ujar Ockta.
Turut hadir dan membuka acara ini yaitu Wakil Gubernur Jawa Timur, Bapak Emil Elestianto Dardak. Beliau mengapresiasi penyelenggaraan Radar Madiun Awards sebagai langkah strategis untuk menyoroti lembaga-lembaga penggerak di tengah masyarakat. Lebih lanjut, Emil menyoroti peran ideal pemerintah dalam menyikapi dan mendukung inisiatif masyarakat.
“Pemerintah dapat memperkuat inisiatif masyarakat melalui dukungan anggaran, regulasi, maupun kehadiran secara langsung. Tugas pemerintah bukan sekadar mencari pembuktian, melainkan memfasilitasi apa yang telah diinisiasi oleh masyarakat,” jelas Wakil Gubernur Jawa Timur.
Arahan dari Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut dinilai selaras dengan prinsip operasional BPBD Kabupaten Magetan. Selama ini, BPBD senantiasa berupaya memposisikan diri sebagai fasilitator dan kolaborator strategis bagi para relawan maupun masyarakat tangguh bencana. Melalui perolehan penghargaan ini, BPBD Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dan wujud nyata dari pengabdian instansi.















