BPBD KAB MAGETAN

Author: admin

Linmas Desa Jajar Berperan dalam Kesiapsiagaan Bencana

Upaya meningkatkan kapasitas anggota Linmas dalam kesiapsiagaan bencana, Pemerintah Desa Jajar Kecamatan Kartoharjo mengadakan pelatihan di Aula Balai Desa Jajar Kecamatan Kartoharjo pada sabtu (1/10).

Dalam giat ini turut hadir Forkopinca Kecamatan Kartoharjo, BPBD Kab Magetan memberikan materi serta praktek Pertolongan Pertama Gawat Darurat yang bertujuan untuk memberikan wawasan dasar kepada peserta pelatihan sekaligus usaha-usaha yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat bencana sebagai upaya penyelamatan pertama pada korban bencana atau musibah, sebelum mendapat pertolongan yang lebih lanjut oleh dokter atau petugas kesehatan.

 

Sekolah Luar Biasa Negeri Karangrejo yang Tangguh Bencana

SLB Negeri Karengrejo Magetan adalah sekolah luar biasa pertama yang mewujudkan pendidikan aman bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Magetan.

Upaya mewujudkan pedidikan aman bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan terlibat memfasilitasi program SPAB pada Senin (19/7) sampai Rabu (21/7) di aula SLB Negeri Karengrejo Magetan. Bagi fasilitator, hal ini merupakan tantangan tersendiri. Terutama ketika berhadapan dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Tidak hanya warga sekolah saja yang dilibatkan tetapi juga melibatkan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan guru SLB lain serta masyarakat sekitar lokasi sekolah. Dengan tujuan untuk menyebarkan serta mendapatkan komitmen semua pihak terkait pelaksanaan SPAB.

Dipandu oleh fasilitator, mereka membuat peta ancaman, peta kerentanan, dan peta kapasitas, yang merupakan alat untuk menghasilkan peta evakuasi sekolah. Selanjutnya warga sekolah berproses dalam penyusunan rencana aksi dan pembentukan tim siaga bencana, pembuatan prosedur tetap tanggap darurat bencana sekolah, peta jalur evakuasi, serta titik kumpul. Setelah itu, dilaksanakan simulasi kesiapsiagaan sekolah yang disesuaikan dengan jenis bencana yang berisiko tinggi disekolah berdasarkan hasil kajian risiko bencana.

 Terdapat beberapa catatan penting yang diperoleh oleh Fasilitator selama pelaksanaan program ini, antara lain:

  • SLB Negeri Karangrejo dapat   menunjukkan keseriusan dan atensi yang besar dalam konteks penanggulangan bencana.
  • Anak-anak berkebutuhan khusus juga tidak kalah dalam berpartisipasi dalam proses penanggulangan bencana di sekolah.
  • Anak-anak berkebutuhan khusus dan bapak ibu guru dapat menjadi agen PRB di lingkungan keluarga dan tutor sebaya bagi komunitas di lingkungan tempat tinggal.

Senang rasanya bisa berbagi pengetahuan dan belajar bersama warga sekolah SLB Negeri Karangrejo. Kebahagiaan tersendiri adalah ketika melihat anak-anak berkebutuhan khusus memahami cara evakuasi mandiri, pada saat simulasi.

Setiap tahapan jika dilaksanakan dengan baik, akan berdampak luar biasa baik untuk peningkatan pengetahuan, wawasan, serta membantu sekolah dalam membuat kebijakan pengurangan resiko bencana dan tetap berupaya melakukan rencana tindak lanjut dengan kontinuitas.

Penguatan Mitigasi SMAN 1 Magetan

Magetan – BPBD Provinsi Jawa Timur menggandeng BPBD Magetan melakukan penguatan mitigasi sekolah aman bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini merupakan prioritas nasional untuk mewujudkan sekolah dan madrasah aman bencana, salah satunya di wilayah Kabupaten Magetan, yaitu di SMAN 1 Magetan.

Juga turut hadir dalam acara ini, Komisi E DPRD Jatim, Kadin Dinas Pendidikan Prov.Jatim wil Magetan, dan Kabid PK BPBD Prov Jatim.Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa bersama Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santosa, SH.MM, Senin (12/9).

Dalam sambutannya, Kalaksa BPBD Prov Jatim mengenalkan kepada para siswa dan guru peserta SPAB segala ancaman yang mungkin terjadi, dari berbagai ancaman tersebut, ia berharap bisa memahami strategi penanggulangannya hingga bisa menularkan kepada siswa yang lain.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Magetan menyatakan sangat mendukung adanya program sekolah aman bencana dan diharapkan siswa dan guru dapat memahami sehingga terbangun kesadaran akan ancaman dan upaya yang dilakukan.

Pada kesempatan yang sama Komisi E DPRD Prov Jatim, menjelaskan bahwa program ini dapat meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan menghadapi bencana bagi sekolah.


Selama kegiatan peserta didampingi Fasilitator dari SPAB Jawa timur, melakukan pembelajaran di kelas, simulasi gempa bumi dan kebakaran.

BPBD MAGETAN ANTISIPASI KARHUTLA

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan melakukan pemantauan titik api di lahan tebu, Desa/Kel Mangkujayan, Kec Magetan bersama TNI/Polri, Kamis (8/9) pukul 20.00 WIB. Dari hasil pemantauan di lapangan, kebakaran ini sengaja dilakukan oleh pemilik lahan untuk pembukaan lahan tebu. Luas lahan yang terbakar -/+ 500 m² dan dipastikan jauh dari pemukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada jika melakukan pembersihan lahan atau pembukaan lahan baru karena hal ini dapat menyebabkan api meluas dan merugikan.

#SiapUntukSelamat
#StopKebakaranHutanLahan
#BPBDMagetan

Rakor Satgas Pengendalian Karhutla Kabupaten Magetan

Magetan – Luas wilayah Kabupaten Magetan termasuk wilayah terkecil ke-2 se Provinsi Jawa Timur namun Kabupaten Magetan memiliki resiko bencana alam hidrometereologi yang tinggi seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, tanah longsor, gempa bumi, kekeringan dan kebakaran hutan.

Memasuki musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan menggelar Rapat Koordinasi Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Magetan, Selasa (30/8) di Pendapa Surya Graha.

Rakor dipimpin oleh Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M. Pd selaku Wakil Bupati Magetan menekankan bahwa pentingnya air sebagai sumber kehidupan masyarakat magetan menjadi faktor penting seluruh tim satgas karhutla perlu mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Magetan.

Dalam pemaparannya Wakil Bupati Magetan juga menjelaskan penanganan karhutla tidaklah mudah karena kondisi medan, maka pentingnya penyadaran kepada masyarakat yang beraktifitas di hutan dan petani penggarap hutan rakyat untuk tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan pertanian serta terus meningkatkan koordinasi, kerjasama antara pemerinta, dunia usaha, kelompok komunitas masyarakat, akademisi dan media.

Dalam rakor ini juga turut hadir Dandim, Kapolres, Administratur KPH Lawu Ds Madiun.

KONSULTASI/PENGADUAN

KEPUTUSAN BUPATI MAGETAN TENTANG PEMBENTUKAN TIM PEMBINA, ADMIN INSTANSI/ ORGANISASI, PEJABAT PENGHUBUNG, DAN ADMIN UNTI PENYELENGGARA PELAYANAN SISTEM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK NASIONAL LAYANAN ASPIRASI DAN PENGADUAN OLINE RAKYAT

SK-SP4-Lapor

KEPUTUSAN KEPALA PELAKSANA BPBD TENTANG PENETAPAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI PEMBANTU (PPIDP) BPBD KABUPATEN MAGETAN

PPIDP

Masyarakat yang memiliki aduan mengenai pelayanan public di Kabupaten Magetan, dapat melaporkan ke laman https://www.lapor.go.id/ atau aplikasi SP4N LAPOR! android maupun IOS.(Diskominfo/pub.Fik/dok.Cup/fa2/IKP1)

SARANA DAN PRASARANA PELAYANAN PUBLIK

Guna menciptakan kenyamanan, menciptakan kepuasan dan mempercepat proses kerja dalam pelayanan publik, BPBD Kabupaten Magetan menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang bagi publik.

FRONT OFFICE
KAMAR MANDI
TEMPAT PARKIR SEPEDA MOTOR
TEMPAT PARKIR MOBIL
BANNER MAKLUMAT PELAYANAN
RUANG TUNGGU
SOP PELAYANAN
RUANG PELAYANAN

Peringati HUT RI 77, BPBD Magetan Gelar Perlombaan Antar Anggota

Magetan – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) RI ke-77, BPBD Magetan menggelar perlombaan permainan rakyat yang diselenggarakan di halaman kantor BPBD Magetan, pada (11/08).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk mengenang perjuangan Pahlawan yang tidak mudah dalam merebut kemerdekaan Indonesia selain itu juga untuk meningkatkan kekompakan antar anggota BPBD Magetan.

“Selain mengenang perjuangan Pahlawan ketika merebut kemerdekaan Indonesia perlombaan ini juga sebagai ajang dalam membentuk kekompakan antara anggota BPBD”

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Ari Budi Santosa kepada Anggota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.